|
Penyanyi perempuan Amerika terbilang dominan dalam blantika musik dunia. Dalam ajang Grammy Award awal tahun ini di New York, misalnya, semua menyangka biduan pop macam Lady Gaga, Jessie J atau Katy Perry diperkirakan menyabet semua hadiah.
Ternyata seorang penyanyi perempuan Inggris bertekad lain. Ia seolah bangkit melawan dominasi Amerika dan merebut tak kurang dari enam – enam! – Grammies.
Adalah Adele yang menoreh prestasi ajaib ini, termasuk penghargaan paling berharga: record, album, dan song of the year. Padahal dirinya, yang suaranya khas macam wanita mabuk itu, baru saja sembuh dari operasi tenggorokan. Album terbaiknya, “21”, terjual sampai enam juta buah di 2011. Sampai sekarang album itu masih nangkring di puncak tangga album terlaris dunia.
Lalu ada Estelle, juga dari Inggris, yang kayaknya bakal melesat kariernya. Mungkin bisa mengikuti jejak Adele, malah. Suara Estelle bening dan enteng, tak throaty seperti Adele, dan pas buat lagu-lagu R&B. Single ketiganya, Wonderful Life, masuk easy listening dan easy pula dicerna kisahnya. Yakni, harapan wanita muda buat merasa nyaman kendati dia menghadapi aneka masalah. Itu memang refleksi isi album Estelle berjudul All of Me.
|