Tuesday, May 21, 2013
Banner
Gaya Hidup Pilihan Usung Nasionalisme dan Rock n Roll, Powerslaves Rilis Album Terbaru
Banner
Usung Nasionalisme dan Rock n Roll, Powerslaves Rilis Album Terbaru Print

Weekend pertengahan Juni kawasan  Citos yang terletak di bilangan Cilandak Jakarta Selatan , terlihat begitu ramai  oleh para pengunjung yang hadir memadati area mall tersebut.

 

Di dominasi para muda-mudi berbagai usia mulai dari belasan tahun hingga kepala lima tampak memenuhi sebuah area Score  Café.

Dengan tampilan ala Rockers kebanyakan,para pengunjung tumpah ruah di area café tersebut dengan  antusias meneriaki yel-yel powerslaves, sebuah grup band yang cukup kawakan dan populer di era 90 an.

Berbagai musisi senior tampak hadir dalam acara peluncuran album terbaru PS, seperti Eet Syahrani (Edane) , Wilwily , Ophi Danzo (ex Voodoo).Begitu pula dengan calon  DKI jakarta satu hadir  disela-sela kerumunan penonton.  Joko Widodo yang lebih akrab di panggil dengan Jokowie yang juga penggemar musik rock tampak berbaur dengan para Slavers yang datang dari berbagai daerah di depan panggung untuk menikmati aksi dari salah satu grup band rock senior di Indonesia.

Acara peluncuran album ke tujuh PS ini dimulai sore hari sekitar pukul 17.00 WIB , diawali dengan live show PS dengan lagu pembuka 100% Rock N Roll.lagu pembuka yang di dominasi oleh balutan warna musik rock n roll  progresif, cukup membawa suasana semakin hangat di performance live pertama. Acara di susul konferensi pers yang dihadiri oleh puluhan media ibukota dan pengamat musik Bens Leo  sebagai moderator diacara launching tersebut.

Seusai  konferensi pers, acara   diselingi  makan malam bersama dengan seluruh Slavers yang datang memadati  acara peluncuran  album tersebut. Bens Leo sebagai moderator Acara Launching Album ke-7 Powerslaves ini juga mengulas tentang perjalanan serta musikalitas Powerslaves dari  dulu hingga sekarang. Dalam Launching Album 100% Rock N Roll ini Powerslaves juga menggandeng Drummer muda berbakat Ikmal Tobing sebagai Additional player.

Se usai jamuan makan malam , PS melanjutkan perform live nya dengan berbagai lagu baru dan lagu hitsnya seperti  Impian, Metal Kecil, Find our love again dan Malam Ini . Perform live kedua setelah acara jamuan makan malam dan konferensi pers ini terlihat menjadi lebih hangat dan meriah dengan beberapa lagu yang di dendangkan bersama, oleh  hampir seluruh penonton di area panggung tersebut. “ PS ternyata masih sangat dahsyat dengan penampilannya dan musikalitas bermain mereka sangat progresive menyesuaikan perkembangan trend musik saat ini. Dan kedewasaan bermusik mereka di Rock and Roll patut di beri acungan jempol,” ujar Yonni Pasla Slaver yang mengakui terus memantau perkembangan perjalanan PS sejak era 90. 


Album Ke -7


Album ke-7 Powerslaves  ini menyusul mini album dan single yang dirilis sepanjang tahun 2010-2011. "Secara keseluruhan  saya berharap fans bisa puas dengan album ini, ibarat petinju album ini seperti Muhammad Ali,penuh power,skill,art dan integritas," ungkap Heydi Ibrahim vokalis PS .

Mengenai rilis album yang sempat tertunda , Anwar Fatahillah menjelaskan bahwa hal itu berkaitan dengan pertimbangan manejemen. " Sebenarnya proses rekaman tidak terlalu lama,kami hanya menunggu saat yang paling tepat," ujarnya.

Dengan balutan musik rock n roll ala Powerslaves,album ini merangkum lagu-lagu bertemakan cinta dan nasionalisme. " Ada Tiga lagu andalan dalam album ke-7 ini, "Kutunggu", "100% Rock N Roll" dan "To The Point",ujar Anwar Fatahillah.

Meski demikian Powerslaves menempatkan album sebagai sebuah kesatuan,bukan hanya  lagu per lagu,"Memang akhirnya ada lagu yang dijagokan,tapi kami sangat puas dengan lagu-lagu dalam album ini sebagai keseluruhan," ungkap Heydi.

Hal ini beralasan, simak saja isi albumnya yang cukup variatif. Tema nasionalisme sangat kental dalam lagu " Empat pilar kebangsaan", "I love You Merah Putih" dan "Indonesia". "Lagu-lagu itu menjadi sumbangsih kami sebagai musisi pada tanah air yang kami cintai. Kami juga ingin agar masyarakat tahu bahwa kami juga peduli dengan bangsa dan negara ini," ujar Anwar

Setelah visi kebangsaan, album pun semakin lengkap dengan nuansa khas Powerslaves dalam lagu "0mm Mane Padme Omm,Nge band ( its only rock n roll ), "Cantik dan Blues", termasuk lagu "Slavers Indonesia" yang telah menjadi lagu mars bagi para Slavers (fans Powerslaves).

"Bagi kami, merujuk pada bobot musik,tema lagu,skill dan penggarapannya, secara singkatnya, di album ini kami menjadi perwujudan Rock N Roll yang memainkan musik Rock N Roll," ujar Heydi Ibrahim. 

Di situasi sedang lesunya bisnis industri musik tanah air, PowerSlaves tetap coba eksis melempar Album terbarunya dengan formasi Heydi Ibrahim (Vokal), Acho Jibrani (Gitar), Anwar Fatahillah (Bass), dan Wiwiek Soedarno (Keyboard). “ Semoga keluarnya album terbaru ini, para pecinta musik tanah air khususnya penggemar musik Rock n Roll menjadi bersemangat kembali dan musik di Indonesia tetap bergairah dan hidup,” ujar Anwar Fatahillah menjawab pertanyaan eksekutif online . Semoga ! (BA)

 

Klik: Channel Para Pebisnis

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Asus Targetkan Jual 1,2 juta unit notebook

article thumbnail

Palembang - Asus menargetkan penjualan notebook 1,2 juta unit di Indonesia pada 2013, kata [ ... ]


Samsung Galaxy S4 diluncurkan pada akhir pekan ini

article thumbnail

Jakarta - Samsung akan meluncurkan ponsel pintar terbarunya Galaxy S4 di Jakarta akhir pek [ ... ]


Banner